Legislator PAN: Sukses Tidaknya Pilkada 2020 Ditentukan Dua Faktor Ini

Legislator PAN: Sukses Tidaknya Pilkada 2020 Ditentukan Dua Faktor Ini

December 5, 2020 0 By admin

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tinggal menghitung hari. Namun pilkada kali ini akan berbeda dari pilkada terdahulu karena diselenggarakan di tengah pandemi Covid 19. Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengatakan sukses atau tidaknya pilkada kali ini sangat bergantung pada dua faktor. Komisi II DPR RI, kata dia, mengambil keputusan tetap menyelenggarakan Pilkada pada 9 Desember 2020 dengan catatan smeua pihak harus mematuhi protokol kesehatan.

Pun demikian dengan penyelenggara pilkada harus mampu menyediakan APD atau protokol kesehatan bagi pemilih di TPS. "Gunanya apa? Supaya jangan covid ini menular kepada orang orang yang dalam keadaan sehat walafiat saat memilih. Satu faktor penting itu dari aspek kesehatan," jelasnya. Faktor kedua merujuk kepada aspek partisipasi pemilih dalam pilkada. Guspardi mengatakan KPU sendiri menargetkan partisipasi pemilih di pilkada kali ini mencapai 77,5 persen.

Politikus PAN tersebut menilai target itu tergolong tinggi, lantaran pada pilkada yang tak diselenggarakan saat pandemi tak mencapai angka tersebut. "Nah partisipasi pemilih tentu kita harapkan, kalau lah seandainya tidak mencapai 77,5 persen ya paling tidak bisa sama dengan keadaan normal itu sudah sangat luar biasa, karena orang kanal sekarang takut keluar," jelasnya. Oleh karena itu, Guspardi mengimbau agar semua stakeholder terkait dapat melakukan sosialisasi secara masif agar partisipasi masyarakat meningkat.

Menurutnya ini bukanlah tugas KPU dan Bawaslu semata. Melainkan juga tugas bagi gugus tugas, tokoh masyarakat, partai politik, pendukung paslon, tim sukses, dan lain sebagainya. "Karenanya saya selalu menyuarakan tolong sampaikan ke seluruh masyarakat agar datang ke TPS dengan protokol kesehatan. Jadi sebelum melangkah keluar rumah itu cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak untuk datang ke TPS. Supaya jangan menimbulkan klaster baru dalam pelaksanaan pilkada yang akan dilakukan pada tanggal 9 Desember, yang hanya hitungan hari," tandasnya.